Materi Kuliah Strategi Algoritma
Pertemuan 1 Pengantar Strategi Algoritma
Strategi algoritma (algorithm strategies) adalah: pendekatan umum untuk memecahkan persoalan secara algoritmis yang dapat diterapkan pada bermacam-macam persoalan dari berbagai bidang komputasi [Levitin, 2003]
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 2 Algoritma Brute Force
Brute force: pendekatan yang lempang (straightforward) untuk memecahkan suatu persoalan
Biasanya didasarkan pada:
- pernyataan pada persoalan (problem statement)
- definisi konsep yang dilibatkan.
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 3 Algoritma Greedy
Algoritma greedy adalah algoritma yang memecahkan masalah langkah per langkah;
pada setiap langkah:
1. mengambil pilihan yang terbaik yang dapat diperoleh pada saat itu tanpa memperhatikan konsekuensi ke depan (prinsip “take what you can get now!”)
2. berharap bahwa dengan memilih optimum lokal pada setiap langkah akan berakhir dengan optimum global.
Pertemuan 4 Algoritma Divide and Conquer
Divide: membagi persoalan menjadi beberapa upa-masalah yang memiliki kemiripan dengan persoalan semula namun berukuran lebih kecil (idealnya berukuran hampir sama),
Conquer (solve): memecahkan (menyelesaikan) masing-masing upa-masalah secara rekursif.
Combine: mengabungkan solusi masing-masing upa-masalah sehingga membentuk solusi persoalan semula.
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 5 Decrease and Conquer
Metode desain algoritma dengan mereduksi persoalan menjadi beberapa sub-persoalan yang lebih kecil, tetapi selanjutnya hanya memproses satu sub-persoalan saja.
Berbeda dengan divide and conquer yang memproses semua sub-persoalan dan menggabung semua solusi setiap sub-persoalan.
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 6 BFS dan DFS
lgoritma BFS (Breadth First Search) adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk pencarian jalur. Contoh yang dibahas kali ini adalah mengenai pencarian jalur yang melalui semua titik.
Algoritma ini adalah salah satu algoritma pencarian jalur sederhana, dimana pencarian dimulai dari titik awal, kemudian dilanjutkan ke semua cabang titik tersebut secara terurut. Jika titik tujuan belum ditemukan, maka perhitungan akan diulang lagi ke masing-masing titik cabang dari masing-masing titik, sampai titik tujuan tersebut ditemukan.
Algoritma DFS (Depth First Search) adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk pencarian jalur. Contoh yang dibahas kali ini adalah mengenai pencarian jalur yang melalui semua titik.
Algoritma ini mirip dengan Algoritma BFS (Breadth First Search) yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jika Algoritma BFS (Breadth First Search) melakukan perhitungan secara terurut dari urutan pertama sampai urutan terakhir, maka algoritma ini melakukan kebalikannya, yaitu melakukan perhitungan secara terurut dari urutan terakhir. Setelah menghabiskan semua kemungkinan dari titik terakhir, barulah mundur ke titik-titik sebelumnya sampai pada titik pertama.
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 7 Algoritma Runut Balik
Backtracking adalah cara yang metodologis mencoba beberapa sekuens keputusan, sampai Anda menemukan sekuens yang “bekerja”
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 8 Algoritma Branch dan Bound
Digunakan untuk persoalan optimisasi → meminimalkan atau memaksimalkan suatu fungsi objektif, yang tidak melanggar batasan (constraints) persoalan
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 9 Route/Path Planning
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 1 Pengantar Strategi Algoritma
Strategi algoritma (algorithm strategies) adalah: pendekatan umum untuk memecahkan persoalan secara algoritmis yang dapat diterapkan pada bermacam-macam persoalan dari berbagai bidang komputasi [Levitin, 2003]
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 2 Algoritma Brute Force
Brute force: pendekatan yang lempang (straightforward) untuk memecahkan suatu persoalan
Biasanya didasarkan pada:
- pernyataan pada persoalan (problem statement)
- definisi konsep yang dilibatkan.
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 3 Algoritma Greedy
Algoritma greedy adalah algoritma yang memecahkan masalah langkah per langkah;
pada setiap langkah:
1. mengambil pilihan yang terbaik yang dapat diperoleh pada saat itu tanpa memperhatikan konsekuensi ke depan (prinsip “take what you can get now!”)
2. berharap bahwa dengan memilih optimum lokal pada setiap langkah akan berakhir dengan optimum global.
Pertemuan 4 Algoritma Divide and Conquer
Divide: membagi persoalan menjadi beberapa upa-masalah yang memiliki kemiripan dengan persoalan semula namun berukuran lebih kecil (idealnya berukuran hampir sama),
Conquer (solve): memecahkan (menyelesaikan) masing-masing upa-masalah secara rekursif.
Combine: mengabungkan solusi masing-masing upa-masalah sehingga membentuk solusi persoalan semula.
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 5 Decrease and Conquer
Metode desain algoritma dengan mereduksi persoalan menjadi beberapa sub-persoalan yang lebih kecil, tetapi selanjutnya hanya memproses satu sub-persoalan saja.
Berbeda dengan divide and conquer yang memproses semua sub-persoalan dan menggabung semua solusi setiap sub-persoalan.
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 6 BFS dan DFS
lgoritma BFS (Breadth First Search) adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk pencarian jalur. Contoh yang dibahas kali ini adalah mengenai pencarian jalur yang melalui semua titik.
Algoritma ini adalah salah satu algoritma pencarian jalur sederhana, dimana pencarian dimulai dari titik awal, kemudian dilanjutkan ke semua cabang titik tersebut secara terurut. Jika titik tujuan belum ditemukan, maka perhitungan akan diulang lagi ke masing-masing titik cabang dari masing-masing titik, sampai titik tujuan tersebut ditemukan.
Algoritma DFS (Depth First Search) adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk pencarian jalur. Contoh yang dibahas kali ini adalah mengenai pencarian jalur yang melalui semua titik.
Algoritma ini mirip dengan Algoritma BFS (Breadth First Search) yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jika Algoritma BFS (Breadth First Search) melakukan perhitungan secara terurut dari urutan pertama sampai urutan terakhir, maka algoritma ini melakukan kebalikannya, yaitu melakukan perhitungan secara terurut dari urutan terakhir. Setelah menghabiskan semua kemungkinan dari titik terakhir, barulah mundur ke titik-titik sebelumnya sampai pada titik pertama.
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 7 Algoritma Runut Balik
Backtracking adalah cara yang metodologis mencoba beberapa sekuens keputusan, sampai Anda menemukan sekuens yang “bekerja”
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 8 Algoritma Branch dan Bound
Digunakan untuk persoalan optimisasi → meminimalkan atau memaksimalkan suatu fungsi objektif, yang tidak melanggar batasan (constraints) persoalan
PPT PRVW | DWNLD
Pertemuan 9 Route/Path Planning
PPT PRVW | DWNLD
Materi Kuliah Strategi Algoritma
Reviewed by MCH
on
May 16, 2016
Rating:
No comments: